Jumat, 04 November 2016

Elemen dan Karakteristik Sistem Informasi Psikologi (Tugas Softskill 2)

Banyak aktivitas manusia yang berhubungan dengan sistem informasi.  Sistem informasi memberikan nilai tambah terhadap proses, produksi, kualitas, manajemen, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah serta keunggulan kompetitif
Seperti diketahui, bahwa sebuah sistem informasi tidak dapat berdiri sendiri. Diperlukan beberapa elemen yang saling berkaitan untuk menjalankan sebuah sistem informasi. Sistem informasi terdiri dari elemen- ­elemen yang terdiri dari orang, prosedur, perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini merupakan komponen fisik.                                
  Oleh karena itu, saya akan membahas tentang elemen-elemen dan karakteristik sistem serta model sistem informasi psikologi.
A. Elemen- elemen Sistem Informasi
Elemen Sistem Menurut Mcleod  (2001) mengatakan tidak semua sistem memiliki kombinasi elemen-elemen yang sama, tetapi ia merupakan suatu susunan dasar.                                                                                                              
Elemen sistem menurut Togar (1994) adalah bagian terkecil sistem yang dapat diidentifikasi. Input-output adalah kerangka yang bermanfaat untuk mengevaluasi operasi sistem (analisis proses) dan menetukan alternative- alternative untuk peningkatan performansi sistem (analisi hasil akhir). Dan lingkungan sistem adalahh kumpulan obyek dimana perubahannya akan mempengaruhi sistem dalam batas-batas tertentu.                                                                           
Wikipedia menjelaskan ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem yaitu seperti tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan.                                                                                     
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa elemen sistem adalah bagian terkecil sistem yang dapat diidentifikasi dan berupa susunan dasar yang mempunyai sebuah sistem tersendiri.

Adapun beberapa elemen atau unsur yang membentuk sebuah sistem yang disebutkan dalam Wikipedia , yaitu :
·         Tujuan (goal) pada setiap sistem memiliki tujuan. Tujuan bisa lebih dari satu. Tujuan inilah yang menjadi daya dorong atau motivasi yang mengarahkan ke arah mana sistem bergerak. Tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda termasuk berlaku juga dalam sistem informasi.
Sekalipun tujuan dari setiap sistem berbeda, secara umum ada tiga macam tujuan utama yaitu :
-           Untuk mendukung fungsi kepengurusan manajemen
-           Untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen
-           Untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan
Secara khusus, tujuan sistem informasi bergantung pada kegiatan yang ditangani.     Namun, kecenderungan pengguna sistem informasi lebih ditunjukan pada usaha          menuju unggulan kompetitif, yaitu mampu bersaing dan mengungguli pesaing.
·         Masukan (input) adalah segala sesuatu yang masuk kedalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk di proses.
·         Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna.
·         Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan yang bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan dan lain – lain.
·         Mekanisme pengendalian dan Umpan balik adalah mekanisme pengendalian dilakukan dengan menggunakan umpan balik (feedback) dari keluaran.
·         Batas (boundary) adalah pemisahan antara sistem dan daerah diluar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem.

Sedangkan menurut Jogianto (2005) menyebutkan bahwa elemen-elemen sistem informasi adalah sebagai berikut:

·         Component yaitu suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
·         Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. batasan suatu sistem menunjukan ruang lingkup dari sistem tersebut.
·         Lingkungan Luar Sistem dari suatu sistem adalah apapun diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dana dapat juga bersifat menguntungkan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan berupa energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. sedang lingkunagn luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan menggangu kalangsungan hidup dari sistem.
·         Penghubung Sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainya. melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainya. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainya membentuk satu kesatuan.
·         Masukan Sistem adalah energi yang masukan kedalam sistem. masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input), dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan supaya tersebut dapat beroperasi.signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. sebagai contoh didalam komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.
·         Keluaran Sistem sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklafikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuangan, sedang informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.
·         Pengolahan Sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.

B. Karakteristik Sistem
Menurut Hutahaean (2014) supaya sistem dapat dikatakan sistem yang baik maka harus memiliki karakteristik sebagai berikut:                                         
·      Komponen
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen sistem terdiri dari komponen yang berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem.
·      Batasan Sistem (boundary)
Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batasan suatu sistem menunjukan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.
·      Lingkungan Luar Sistem
Lingkungan luar sistem adalah diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan dapat bersifat menguntungkan yang harus tetap dijaga dan yang merugikan yang harus dijaga dan di kendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
·      Penghubung Sistem (interface)
Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsitem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari subsistem ke subsistem lain.
·      Masukan Sistem (input)
Masukan adalah energi yang di masukkan ke dalam sistem, yang dapat berupa perawatan dan masukkan sinyal.
·      Keluaran Sistem
Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
·      Pengolah Sistem
Suatu sistem menjadi bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Sistem produksi akan mengolah bahan baku menjadi bahan jadi, sistem akuntansi akan mengolah data menjadi laporan-laporan.
·      Sasaran Sistem
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Sasaran dari sistem sangat menetukan input yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem

C. Model Sistem Informasi Psikologi
       Secara umum, bisa disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mendapatkan informasi – informasi yang berhubungan dengan psikologis. Penggunaan sistem informasi dalam psikologi dimungkinkan karena banyak hal dalam dunia psikologi yang masih bisa dikelola dengan sentuhan komputerisasi. Misalnya penggunaan tes psikologi secara virtual, penggunaan teknologi eye-tracking dan yang terbaru adalah teknologi virtual reality yang memungkinkan seseorang untuk mengurangi bahkan menyembuhkan gangguan psikologis seperti ADHD, PTSD (Post Traumatic Stress Disorder), dan beragam fobia.

DAFTAR PUSTAKA

Hutahaean, Jeperson. 2014. Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish.
Jogianto HM. (2005). Sistem Teknologi Informasi. Andi. Yogyakarta.
Mcleod Jr, Raymond dan George Schell. (2001). Management Information Systems. Edisi 8 New Jersey: Prentice-Hall.
Nana. (2016). http://nanacentiaputri.blogspot.co.id/2016/11/sistem-informasi-psikologi.html. Diakses pada tanggal 4 November 2015.

https://id.wikipedia.org/wiki/Elemen. Diakses pada tanggal 4 November 2016.