Banyak aktivitas manusia
yang berhubungan dengan sistem informasi. Sistem informasi memberikan nilai tambah
terhadap proses, produksi, kualitas, manajemen, pengambilan keputusan, dan
pemecahan masalah serta keunggulan kompetitif
Seperti
diketahui, bahwa sebuah sistem informasi tidak dapat berdiri sendiri.
Diperlukan beberapa elemen yang saling berkaitan untuk menjalankan sebuah
sistem informasi. Sistem informasi terdiri dari elemen- elemen yang terdiri
dari orang, prosedur, perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan
komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini merupakan komponen fisik.
Oleh karena
itu, saya akan membahas tentang elemen-elemen dan karakteristik sistem serta
model sistem informasi psikologi.
A. Elemen- elemen Sistem Informasi
Elemen Sistem Menurut Mcleod (2001) mengatakan tidak semua sistem memiliki
kombinasi elemen-elemen yang sama, tetapi ia merupakan suatu susunan dasar.
Elemen sistem menurut Togar
(1994) adalah bagian terkecil sistem yang dapat diidentifikasi. Input-output
adalah kerangka yang bermanfaat untuk mengevaluasi operasi sistem (analisis
proses) dan menetukan alternative- alternative untuk peningkatan performansi
sistem (analisi hasil akhir). Dan lingkungan sistem adalahh kumpulan obyek
dimana perubahannya akan mempengaruhi sistem dalam batas-batas tertentu.
Wikipedia
menjelaskan ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem yaitu seperti
tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan
balik serta lingkungan.
Berdasarkan
uraian di atas dapat disimpulkan bahwa elemen sistem adalah bagian terkecil
sistem yang dapat diidentifikasi dan berupa susunan dasar yang mempunyai sebuah
sistem tersendiri.
Adapun beberapa elemen atau unsur yang membentuk sebuah sistem
yang
disebutkan dalam Wikipedia ,
yaitu :
·
Tujuan (goal) pada
setiap sistem memiliki tujuan.
Tujuan bisa lebih dari satu. Tujuan inilah yang menjadi daya dorong atau
motivasi yang mengarahkan ke arah mana sistem bergerak. Tujuan antara satu
sistem dengan sistem yang lain berbeda termasuk berlaku juga dalam sistem
informasi.
Sekalipun tujuan dari setiap sistem berbeda, secara umum ada tiga macam tujuan utama yaitu :
Sekalipun tujuan dari setiap sistem berbeda, secara umum ada tiga macam tujuan utama yaitu :
-
Untuk
mendukung fungsi kepengurusan manajemen
-
Untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen
-
Untuk
mendukung kegiatan operasi perusahaan
Secara
khusus, tujuan sistem informasi bergantung pada kegiatan yang ditangani. Namun,
kecenderungan pengguna sistem informasi lebih ditunjukan pada usaha menuju unggulan kompetitif, yaitu mampu bersaing dan mengungguli pesaing.
·
Masukan (input)
adalah segala sesuatu yang masuk
kedalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk di proses.
·
Proses
merupakan bagian yang melakukan
perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna.
·
Keluaran (output)
merupakan hasil dari pemrosesan
yang bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan dan lain – lain.
·
Mekanisme
pengendalian dan Umpan balik adalah mekanisme pengendalian dilakukan dengan menggunakan umpan
balik (feedback) dari keluaran.
·
Batas (boundary)
adalah pemisahan antara sistem
dan daerah diluar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi,
ruang lingkup atau kemampuan sistem.
Sedangkan menurut Jogianto (2005) menyebutkan bahwa
elemen-elemen sistem informasi adalah sebagai berikut:
·
Component yaitu suatu
sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya
saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. komponen-komponen sistem atau
elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari
sistem. setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan
suatu fungsi tertentu mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
·
Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara
suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. batasan
suatu sistem menunjukan ruang lingkup dari sistem tersebut.
·
Lingkungan Luar Sistem dari suatu sistem adalah apapun
diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi. Lingkungan luar sistem dapat bersifat
menguntungkan dana dapat juga bersifat menguntungkan sistem tersebut.
Lingkungan luar yang menguntungkan berupa energi dari sistem dan dengan
demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. sedang lingkunagn luar yang
merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan menggangu
kalangsungan hidup dari sistem.
·
Penghubung Sistem merupakan media penghubung antara satu
subsistem dengan subsistem yang lainya. melalui penghubung ini memungkinkan
sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainya.
Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang
lainya membentuk satu kesatuan.
·
Masukan Sistem adalah energi yang masukan kedalam sistem.
masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input), dan masukan sinyal
(signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan supaya tersebut
dapat beroperasi.signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan
keluaran. sebagai contoh didalam komputernya dan data adalah signal input untuk
diolah menjadi informasi.
·
Keluaran Sistem sistem adalah hasil dari energi yang
diolah dan diklafikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang
tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuangan, sedang informasi adalah
keluaran yang dibutuhkan.
·
Pengolahan Sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah
yang akan merubah masukan menjadi keluaran. suatu sistem produksi akan mengolah
masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa
barang jadi.
B. Karakteristik Sistem
Menurut Hutahaean (2014) supaya sistem
dapat dikatakan sistem yang baik maka harus memiliki karakteristik sebagai
berikut:
·
Komponen
Suatu
sistem terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang saling berinteraksi, yang
artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen sistem terdiri
dari komponen yang berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem.
·
Batasan Sistem (boundary)
Batasan
sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang
lain atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu
sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batasan suatu sistem menunjukan ruang
lingkup (scope) dari sistem tersebut.
·
Lingkungan Luar Sistem
Lingkungan
luar sistem adalah diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
Lingkungan dapat bersifat menguntungkan yang harus tetap dijaga dan yang
merugikan yang harus dijaga dan di kendalikan, kalau tidak akan mengganggu
kelangsungan hidup dari sistem.
·
Penghubung Sistem (interface)
Penghubung
sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsitem
lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari
subsistem ke subsistem lain.
·
Masukan Sistem (input)
Masukan
adalah energi yang di masukkan ke dalam sistem, yang dapat berupa perawatan dan
masukkan sinyal.
·
Keluaran Sistem
Keluaran
sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi
keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
·
Pengolah Sistem
Suatu
sistem menjadi bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Sistem
produksi akan mengolah bahan baku menjadi bahan jadi, sistem akuntansi akan
mengolah data menjadi laporan-laporan.
·
Sasaran Sistem
Suatu
sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Sasaran dari sistem sangat
menetukan input yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem
C.
Model Sistem Informasi Psikologi
Secara umum, bisa disimpulkan bahwa
sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk
mendapatkan informasi – informasi yang berhubungan dengan psikologis.
Penggunaan sistem informasi dalam psikologi dimungkinkan karena banyak hal
dalam dunia psikologi yang masih bisa dikelola dengan sentuhan komputerisasi.
Misalnya penggunaan tes psikologi secara virtual, penggunaan teknologi eye-tracking dan yang terbaru adalah
teknologi virtual reality yang
memungkinkan seseorang untuk mengurangi bahkan menyembuhkan gangguan psikologis
seperti ADHD, PTSD (Post Traumatic Stress
Disorder), dan beragam fobia.
DAFTAR
PUSTAKA
Hutahaean,
Jeperson. 2014. Konsep Sistem Informasi.
Yogyakarta: Deepublish.
Jogianto HM. (2005). Sistem Teknologi Informasi. Andi.
Yogyakarta.
Mcleod
Jr, Raymond dan George Schell. (2001). Management
Information Systems. Edisi 8 New Jersey: Prentice-Hall.
Nana.
(2016). http://nanacentiaputri.blogspot.co.id/2016/11/sistem-informasi-psikologi.html.
Diakses pada tanggal 4 November 2015.
https://id.wikipedia.org/wiki/Elemen.
Diakses pada tanggal 4 November 2016.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar