A. Sistem
1. Definisi Sistem
Menurut Fat pengertian sistem adalah suatu himpunan suatu “benda” nyata atau
abstrak yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling
berkaitan, berhubungan, berketergantungan, saling mendukung, yang secara
keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan (unity untuk mencapai tujuan tertentu secara
efisien dan
ekeftif.
Menurut Murdick sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau
prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan
tertentu.
Menurut Jerry Futzgerald sistem adalah suatu jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran yang
tertentu.
Menurut Lani Sidharta sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling
berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang
sama.
Menurut Prof. Dr. Ir Marimin sistem adalah suatu kesatuan usaha yang
terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai
suatu tujuan dalam suatu lingkungan yang
kompleks.
Menurut Jogianto mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen
yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini
menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata seperti tempat,
benda dan orang orang yang betul-betul ada dan
terjadi.
2. Karakteristik Sistem
Supaya sistem dapat dikatakan sistem yang baik maka harus memiliki
karakteristik sebagai berikut:
·
Komponen
Suatu sistem terdiri dari
sejumlah komponen-komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling
bekerja sama membentuk satu kesatuan.
·
Batasan Sistem
Batasan sistem merupakan daerah
yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan
lingkungan luarnya.
·
Lingkungan Luar Sistem
Lingkungan luar sistem adalah
diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan dapat
bersifat menguntungkan yang harus tetap dijaga dan yang merugikan yang harus
dijaga dan di kendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari
sistem.
·
Penghubung Sistem
Penghubung sistem merupakan
media penghubung antara satu subsistem dengan subsitem lainnya. Melalui
penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari subsistem ke
subsistem lain.
·
Masukan Sistem
Masukan adalah energi yang di
masukkan ke dalam sistem, yang dapat berupa perawatan dan masukkan sinyal.
·
Keluaran Sistem
Keluaran sistem adalah hasil
dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan
sisa pembuangan.
·
Pengolah Sistem
·
Sasaran Sistem
Suatu sistem pasti mempunyai
tujuan atau sasaran. Sasaran dari sistem sangat menetukan input yang dibutuhkan
sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.
B. Informasi
1. Definisi
Informasi
Menurut Gordon B, davis informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu
bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat
dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang
akan datang.
Meneurut Kenneth C, laudon informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam
sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
Menurut Anton M, moeliono informasi adalah penerangan, keterangan
pemberitahuan, kabar atau berita. Informasi juga adalah keteangan atau bahan
nyata yang dapat dijadikan dasar kajian analisis atau
kesimpulan.
Menurut Robert G. murdick mengatakan informasi terdiri atas data yang telah di
dapatkan, diolah atau diproses atau sebaliknya yang digunakan untuk tujuan
penjelasan atau penerangan, uraian, atau sebagai sebuah dasar untuk pembuatan
ramalan atau jembatan keputusan.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil
pengolahan data yang sudah dapat diterima oleh akal pikiran penerima informasi
yang nantinya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi juga dapat
berupa hasil gabungan, hasil analisa dan hasil penyimpulan.
C. Psikologi
1.
Definisi Psikologi
Menurut Supratman psikologi adalah tentang ilmu pengetahuan yang mempelajari
perilaku manusia dalam hubungannya dengan lingkungan dimana dia tengah berada.
Menurut Woodworth dan Marquis psikologi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari aktivitas individu dari sejak masih dalam kandungan sampai
meninggal dunia dalam hubungannya dengan alam sekitar.
Menurut Wilhelm Wundt psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari
pengalaman-pengalaman yang timbul dalam diri manusia, seperti perasaan
pancaindera, pikiran, perasaan dan kehendak.
Menurut Plato dan Aristoteles berpendapat psikologi adalah ilmu pengetahuan
yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat di simpulkan bahwa psikologi adalah ilmu
pengetahuan yang mempelajari semua tingkah laku dan perbuatan individu dimana
individu tersebut tidak dapat di lepaskan dari lingkungannya.
D. Sistem Informasi
1. Definisi Sistem Informasi
Menurut Alter sistem informasi adalah kombinasi antar prosedur kerja,
informasi, orang dan teknologi informasi yang di organisasikan untuk mencapai
tujuan dalam sebuah organisasi.
Menurut Bodnar dan Hopwood sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan
perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk
informasi yang berguna.
Menurut
Gelinas, Oram dan Wiggins sistem informasi adalah suatu sistem buatan manusia
yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis computer dan
manual yang dibuat untuk menghimpun, menyimpan dan mengelola data serta
menyediakan informasi keluaran kepada para pemakai.
Menurut Hall sistem informasi adalah sebuah rangkaian prosedur formal dimana
data di kelompokkan, diproses menjadi informasi dan di distribusikan kepada
pemakai.
Menurut Turban Mclean, dan Wetherbe sebuah sistem informasi mengumpulkan,
memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang
spesifik.
Menurut Wilkinson sistem informasi adalah kerangka kerja yang mengkoordinasikan
sumberdaya (manusia computer) untuk mengubah masukan (input)
menjadi keluaran (informasi) guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat di simpulkan bahwa sistem informasi adalah
kumpulan informasi di dalam sebuah basis data menggunakan teknologi informasi
yang di gunakan untuk menginformasikan kepada para penggunanya.
E. Sistem
Informasi Psikologi
Berdasarkan penjelasan
antara sistem, informasi, psikologi serta sistem informasi maka dapat di tarik
kesimpulan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu bidang kajian ilmu
yang mempelajari tentang hubungan antara ilmu psikologi itu sendiri dalam
kaitannya dengan penggunaan komputer dan aplikasinya dalam bidang psikologi.
Sistem informasi psikologi itu sendiri
adalah suatu
sistem yang menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu
psikologi yang dapat dijadikan untuk meningkatkan penguna dalam pengambilan
suatu keputusan terhadap penelitian, perencana, dan pengelolaan.
F. Contoh Kasus
Ani pernah mengikuti beberapa test psikologi sederhana melalui sebuah sosial
media, dimana disana diminta untuk mengisi beberapa soal dengan pilihan ganda
sebagai jawabannya. Setelah Ani mengikuti lebih lanjut, dapat diketahui
soal-soal tersebut merupakan salah satu dari test proyektif yaitu HTP (house
tree person) yang disederhanakan dan dibuat lebih mudah dipahami. Dengan
mengisi pilihan ganda yang tersedia dan menjadikan jawaban paling dominan
sebagai tolak ukur hasil test, lalu keluarlah hasil test tersebut. Tidak
terlalu valid dan reliabilitas mungkin, tetapi ini merupakan salah satu contoh
bahwa test psikologi tidak menakutkan yang banyak orang pikirkan dan test
psikologi ini sudah mengikuti perkembangan zaman dengan turut serta menggunakan
system informasi atau komputerisasi untuk mempermudah penggunaan alat testnya.
Analisis :
Berdasarkan contoh kasus diatas,
dengan adanya sistem informasi atau media komputer saat ini banyak sekali
beberapa tes psikologi yang dapat diakses melalui komputer, salah satunya
seperti contoh kasus diatas yaitu HTP (house tree person). Meskipun
hasil test tersebut belum tentu tepat dan belum tentu dapat dijadikan tolak
ukur psikologis. Namun, dengan menggunakan test tersebut melalui media komputer
kita sudah dapat melakukan skoring test, serta melakukan penginputan data dan
pemrosesan data yang berkaitan dengan perilaku-perilaku manusia, sehingga
mendapatkan hasil dari test psikologi tersebut.
Daftar Pustaka
1. Gaol, L, Jimmy. 2008. Sistem
Informasi Manajemen Pemahaman dan Aplikasi. Jakarta: Grasindo
2. Hutahaean, Jeperson.
2014. Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish.
3. Prof. Dr. Ir. Marimin.
2006. Sistem Infomasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:
Grasindo.
4. Supratman, Lucy pujasari.
2016. Psikologi komunikasi. Yogyakarta: deepublish
5. Bayu. 2015. Sistem
Informasi Psikologi. https://bayu96ekonomos.wordpress.com.
Di akses pada tanggal 03 Oktober 2016.
6. Hikmah, Kurniasih. 2015. Sistem
Informasi Psikologi. http://hikmah-kurniasih.blogspot.co.id.
Di akses pada tanggal 03 Oktober 2016.
7. Ana. Sistem Informasi
Psikologi. ana.staff.gunadarma.ac.id. Di akses pada tanggal 03 Oktober 2016.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar