Minggu, 10 November 2013
Inovasi Manusia
Inovasi Manusia : Daur Ulang Bahan Material
Tema
yang diberikan untuk tugas Ilmu Budaya Dasar adalah ‘Inovasi Manusia’.
Kali ini saya akan mengulas tentang salah satu inovasi manusia yaitu mendaur
ulang bahan material. Biasanya suatu bahan bekas yang telah digunakan tidak
dapat terpakai lagi dan hanya menjadi sampah.Daur ulang adalah
proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan
untuk mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat berguna , mengurangi
penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi , mengurangi
polusi, kerusakan
lingkungan ,
dan emisigas rumah kaca, jika dibandingkan dengan proses pembuatan
barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat
yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian
dan pembuatan produk/material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen
sampah modern dan bagian ketiga dalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce,
and Recycle).
Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil,
dan barang
elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang
bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur
ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam
secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang
adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemprosesan
material baru untuk proses produksi.
Pada
pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip
dengan barang aslinya dengan material yang sama, contohnya kertas bekas harus
menjadi kertas dengan
kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas
harus menjadipolistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali,
hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan
dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali
material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah
ekstraksi material berharga dari sampah, sepertiemas dari
prosesor komputer, timah
hitam dari baterai,
atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.
Daur
ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Proses
daur ulang aluminium dapat
menghemat 95% energi dan
mengurangi polusi
udarasebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstraksi aluminium dari tambang
hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga
didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.
Material-material
yang dapat didaur ulang dan prosesnya di antaranya adalah:
1. Bahan bangunan
Material
bangunan bekas yang telah dikumpulkan dihancurkan dengan mesinpenghancur,
kadang-kadang bersamaan dengan aspal, batu bata, tanah,
dan batu.
Hasil yang lebih kasar bisa dipakai menjadi pelapis jalan semacam aspal dan
hasil yang lebih halus bisa dipakai untuk membuat bahan bangunan baru semacam
bata.
2. Baterai
Banyaknya
variasi dan ukuran baterai membuat proses daur ulang bahan ini relatif sulit.
Mereka harus disortir terlebih dahulu, dan tiap jenis memiliki perhatian khusus
dalam pemprosesannya. Misalnya, baterai jenis lama masih mengandung merkuri dankadmium,
harus ditangani secara lebih serius demi mencegah kerusakan lingkungan
dankesehatan manusia.
3. Barang Elektronik
Barang
elektronik yang populer seperti komputer dan telepon genggam umumnya tidak
didaur ulang karena belum jelas perhitungan manfaat ekonominya. Material yang
dapat didaur ulang dari barang elektronik misalnya adalah logam yang terdapat
pada barang elektronik tersebut (emas, besi, baja, silikon, dll) ataupun bagian-bagian yang
masih dapat dipakai (microchip, processor, kabel, resistor, plastik,
dll). Namun tujuan utama dari proses daur ulang, yaitu kelestarian lingkungan,
sudah jelas dapat menjadi tujuan diterapkannya proses daur ulang pada bahan ini
meski manfaat ekonominya masih
belum jelas.
4. Logam
Besi dan baja adalah
jenis logam yang paling banyak didaur ulang di dunia. Termasuk salah satu yang
termudah karena mereka dapat dipisahkan dari sampah lainnya denganmagnet. Daur
ulang meliputi proses logam pada umumnya; peleburan dan pencetakan kembali.
Hasil yang didapat tidak mengurangi kualitas logam tersebut.
5. Bahan Lainnya
v Kaca dapat
juga didaur ulang. Kaca yang didapat dari botol dan lain sebagainya dibersihkan
dair bahan kontaminan, lalu dilelehkan bersama-sama dengan material kaca baru.
Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah adaGlassphalt,
yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang.
v Kertas juga
dapat didaur ulang dengan mencampurkan kertas bekas yang telah dijadikan pulp dengan
material kertas baru. Namun kertas akan selalu mengalami penurunan kualitas
jika terus didaur ulang. Hal ini menjadikan kertas harus didaur ulang dengan
mencampurkannya dengan material baru, atau mendaur ulangnya menjadi bahan yang
berkualitas lebih rendah.
v Plastik dapat didaur
ulang sama halnya seperti mendaur ulang logam. Hanya saja, terdapat berbagai
jenis plastik di dunia ini. Saat ini di berbagai produk plastik terdapat kode
mengenai jenis plastik yang membentuk material tersebut sehingga mempermudah
untuk mendaur ulang. Suatu kode di kemasan yang berbentuk segitiga 3R dengan
kode angka di tengah-tengahnya adalah contohnya. Suatu angka tertentu
menunjukkan jenis plastik tertentu, dan kadang-kadang diikuti dengan singkatan,
misalnya LDPE untuk Low
Density Poly Etilene, PS untuk Polistirena, dan lain-lain, sehingga
mempermudah proses daur ulang.
Jenis
kode plastik yang umum beredar di antaranya:
1. PET
(Polietilena tereftalat). Umumnya terdapat pada botol minuman atau bahan
konsumsi lainnya yang cair.
2. HDPE (High
Density Polyethylene, Polietilena berdensitas tinggi) biasanya
terdapat pada botol detergen.
3. PVC (polivinil
klorida) yang biasa terdapat pada pipa, rnitur, dan sebagainya.
4. LDPE (Low
Density Polyethylene, Polietilena berdensitas rendah) biasa
terdapat pada pembungkus makanan.
5. PP
(polipropilena) umumnya terdapat pada tutup botol minuman, sedotan, dan
beberapa jenis mainan.
6. PS
(polistirena) umum terdapat pada kotak makan, kotak pembungkus daging, cangkir,
dan peralatan dapur lainnya.
Manfaat
pengelolaan sampah
1. Penghematan sumber
daya alam
2. Penghematan
energi
3. Penghematan
lahan TPA
4. Lingkungan
asri (bersih, sehat, nyaman)
5. Mengurangi
pencemaran
Bencana
sampah yang tidak dikelola dengan baik
1. Longsor
tumpukan sampah
2. Sumber
penyakit
3. Pencemaran
lingkungan
4. Menyebabkan
banjir
KESIMPULAN
Barang
material yang sudah menjadi sampah ternyata bisa menjadi bermanfaat jika
digunakan sebaik mungkin. Barang –barang tersebut diolah kembali untuk
menghasilkan sesuatu yang mempunyai nilai jual kembali . Jadi mulai sekarang
bahan material yang sudah dibuang atau berada ditumpukan sampah bisa digunakan
lagi dan bermanfaat bagi penggunanya.
DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Daur_ulang
http://dimas-lionheart.blogspot.com/2011/10/manfaat-daur-ulang.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar