Minggu, 30 Maret 2014

Himpunan dan Bilangan

Himpunan adalah sekelompok objek yang mempunyai sifat keterlibatan yang sama dan dapat dibedakan antara objek yang satu dengan yang lainnya. Suatu himpunan biasanya dilambangkan dengan menggunakan huruf kapital, misalnya A, B, C … sedangkan unsur suatu himpunan dituliskan dengan huruf kecil, seperti a, b, x, y, z, …

1.    CARA PENULISAN HIMPUNAN
Suatu himpunan dapat dituliskan  dengan dua cara, yaitu :
    Cara Pendaftaran (Roster Method)
unsur himpunan didaftarkan satu per satu
misalnya A = { a, b, c, d, e }
    Cara Perincian (Rule Method)
unsur himpunan dituliskan atas dasar sifat unsur tersebut.
misalnya A = { x | sifat-sifat dari x }

2.    KEANGGOTAAN HIMPUNAN
Untuk menyatakan suatu unsur merupakan “anggota” pada suatu himpunan digunakan lambang “”, sedangkan lambang “” menyatakan “bukan anggota” dari suatu himpunan.

Diagram Venn

Pernyataan
Diagram
1
Himpunan Semesta U



2
U = {1,2,3,4,5,6,7,8,9}


3
ATU


4
ATU
BTA
BTU


5
A = B


6
CTBTATU
Contoh {Bilangan Asli}
A = {1,2,3,... 10}
B = {1,3,5,9}
C = {1,3}









Operasi
Diagram
Gabungan Himpunan
A = {a,b,c,d}
B = {e,f}
A U B = {a,b,c,d,e,f,}



A = {1,2,3,4}
C = {3,4,5}
A U C = {1,2,3,4,5}



E = {x,y,z}
F = {x}
E U F = {x,y,z}


Irisan
A = {a,b,c,d}
B = {c,d,e}
W B= {c,d}



C = {a,b,c,d}
D = {a,b}
W D = {a,b}



E = {a,b,c}
F = {1,2,3}
W F = { Ø }



Selisih Himpunan
A = {a,b,c}
B = {d,e}
A / B = {a,b,c}



C = {1,2,3}
D = {3,4}
C / D = {1,2}




D / C = {4}


Himpunan Komplemen
A’ atau komplemen dari A



(A W B)’ = A’ U B’




A’ W B’ = (AUB)’



OPERASI ANTAR HIMPUNAN
Berikut adalah tiga operasi dasar.
(1)   Gabungan
Misalkan A dan B adalah sebarang himpunan. Gabungan A dan B, ditulis , didefinisikan sebagai himpunan yang memuat objek-objek x yang merupakan anggota pada sedikitnya satu dari himpunan Adan BLebih lanjut, didefinisikan
                  
(2)   Irisan
Misalkan A dan B adalah sebarang himpunan. Irisan A dan B, ditulis , didefinisikan sebagai himpunan yang terdiri dari objek-objek x yang merupakan anggota keduanya himpunan A dan BLebih lanjut, didefinisikan
                        .
(3)   Selisih
Misalkan A dan B adalah sebarang himpunan. Selisih A dan B, ditulis , didefinisikan sebagai himpunan yang terdiri dari objek-objek x yang merupakan anggota A tetapi bukan anggota B, dan ditulis
                        .

Catatan: Selisih himpunan A dan B terkadang ditulis  atau .

            Himpunan A dan B dikatakan saling asing jika dan hanya jika  (yaitu himpunan dan B tidak memiliki elemen bersama), sebaliknya dikatakan tidak saling asing atau saling tumpang tindih.
            Konsep gabungan dan irisan dapat digeneralisasi sebagai berikut:
Jika  keluarga himpunan-himpunan, maka
                        
                        
Jika A himpunan bagian dari S, maka  disebut komplemen A relatif terhadap S, ditulis
                        .
Jika A juga himpunan bagian dari T dengan , maka  dan  himpunan-himpunan yang berbeda  .
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar